Fungsisel darah merah adalah untuk membawa sari makanan dan oksigen. Orang yang kekurangan sel darah merah akan mengalami anemia. Sel darah putih berfungsi sebagai antibodi dan trombosit sebagai pembeku darah saat tubuh terluka. Fungsi darah putihbertugas menghancurkan benda yang dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh, misal bakteri dan virus. Darahyang telah diedarkan ke seluruh tubuh, tidak lagi mengandung Oksigen, tetapi justru banyak mengandung Karbondioksida, setelah kembali ke jantung, darah yang telah kotor tersebut dipompa ke dalam paru-paru untuk kemudian Karbondioksida diambil dan diganti dengan oksigen melalui proses pernafasan. Mengangkutsari makanan dan Oksigen ke seluruh tubuh dan menggangkut sisa. oksidasi ke alat pengeluaran. 2. Mempertahankan tubuh dari Infeksi kuman atau sebagai fagosit. 3. Mengedarkan hormon dari kelenjar endokrin ke organ-organ tertentu. 4. Menjaga stabilitas suhu tubuh dengan memindahkan panas dari alat tubuh yang. oksigen Dengan demikian darah Arthropoda hanya mengedarkan sari makanan. Oksigen dan karbondioksida diedarkan melalui sistem trakea yang memungkinkan oksigen dari lingkungan dapat mencapai jaringan. c. Sistem peredaran darah tertutup Dinamakan sistem peredaran darah tertutup karena darah beredar di dalam pembuluh-pembuluh yang saling berhubungan. MudahPahami Oksigen Hasil Fotosintesis dengan Percobaan Ingenhousz. RADARSEMARANG.ID, Fotosintesis merupakan proses tumbuhan dalam memproduksi makanannya sendiri. Untuk membuat makanan, tumbuhan memerlukan bahan-bahan yaitu air, karbondioksida dan cahaya matahari. Tempat terjadinya proses fotosintesis berlangsung di daun yang berklorofil. 4 Hanya digunakan untuk mengangkut O2 dan CO2. 5) Untuk mengangkut sari makanan dan udara pernapasan. Pernyataan yang benar adalah a. 1 dan 2. b. 3 dan 4. c. 1 dan 3. d. 3 dan 5. e. 2 dan 4. 70. Darah seranggan mempunyai ciri dan fungsi sebagai berikut : 1) Hanya digunakan untuk mengangkut sari makanan. 2) Berwarna merah muda. 3 abXvGb. By adminPosted on Juni 7, 2022 Pengangkutan oksigen dan sari-sari makanan adalah fungsi Plasma darah………………………………… Tinggalkan Balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *Komentar Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. p>Mengapa kita perlu bernapas? Mengapa kita merasa sesak bahkan lemas jika kekurangan oksigen? Apa yang sebenarnya terjadi ketika kita menghirup oksigen? Bagaimana bisa oksigen memberikan energi untuk tubuh kita? Hm, penasaran dengan bagaimana cara sel bernapas? Simak uraian berikut ini, ya, Quipperian! Mekanisme Singkat Pernapasan Udara di atmosfer bumi terdiri dari berbagai macam gas. Hampir 21% kandungannya merupakan gas oksigen. Ketika kita menghirup napas, maka udara – termasuk oksigen – akan masuk ke dalam hidung kemudian melalui laring menuju trakea hingga memenuhi paru-paru. Organ ini memiliki kurang lebih 300 juta alveolus sebagai tempat pertukaran antara oksigen dan karbondioksida. Sesampainya di alveolus, oksigen menembus dinding kapiler darah yang mengelilingi alveolus kemudian masuk ke dalam pembuluh darah yang mengandung sel darah merah. Sel yang memiliki kandungan hemoglobin ini menyambut kedatangan oksigen dengan menggandengnya membentuk oksihemoglobin HbO2. Selanjutnya, HbO2 beredar ke seluruh tubuh mengikuti alirah darah. Sesampainya di sel tubuh, hemoglobin melepaskan oksigen agar masuk ke dalam sel tubuh dan melakukan proses respirasi atau pernapasan yang sesungguhnya. Jadi, proses respirasi pada tingkat seluler terjadi di dalam sel tubuh, lebih tepatnya di dalam sitoplasma cairan sel. Sejenak kita tinggalkan dahulu oksigen yang sudah berada di dalam mitokondria. Kita beralih pada apa yang kita makan. Selain bernapas, kita pun tentu perlu mengonsumsi makanan penuh gizi agar tidak lemas dan sanggup menghadapi hari. Akan tetapi, apa yang sesungguhnya terjadi di dalam tubuh setelah kita mencerna makanan? Bagaimana bisa makanan turut menghasilkan energi bagi tubuh? Ternyata Quipperian, setelah melalui proses pencernaan yang panjang, makanan yang kita makan – dalam hal ini kita fokuskan pada karbohidrat – akan diserap oleh dinding-dinding kapiler yang berada di dalam usus halus menuju pembuluh darah. Pada fase ini, karbohidrat telah bertemu dengan berbagai jenis enzim dan melalui berbagai proses kimia hingga berubah menjadi monosakarida. Ketika monosakarida telah masuk ke dalam pembuluh darah, namanya pun berubah menjadi gula darah atau glukosa C6H12O6. Selanjutnya, sama seperti oksigen, glukosa pun disambut dengan baik dan diedarkan oleh sel darah menuju sel tubuh. Jadi selain mengantarkan oksigen, sel darah merah juga turut mengantarkan sari makanan – seperti glukosa – ke dalam sel tubuh, lho, Quipperian. Itulah sebabnya jika kita kekurangan sel darah merah, kita akan merasa pusing karena jumlah oksigen dan nutrisi lain yang disalurkan ke dalam sel tubuh tidak optimal. Oke, lalu apa yang dilakukan oleh oksigen dan glukosa di dalam sel tubuh? Lanjutkan membaca untuk dapatkan jawabannya, ya, Quipperian! Respirasi Sel dan Glikolisis Di dalam sitoplasma inilah proses respirasi sel yang menghasilkan energi terjadi. Pada intinya, respirasi sel adalah proses pengubahan glukosa oleh oksigen menjadi energi. Jadi memang glukosa dan oksigen yang menjadi tokoh utamanya. Secara kimiawi, reaksi umum dari proses respirasi sel adalah sebagai berikut Nah, dalam proses respirasi sel, terdapat beberapa tahap yang harus dilalui untuk bisa mendapatkan energi dari glukosa. Tahapan tersebut adalah Glikolisis Siklus Krebs Transfer Elektron Kali ini, kita akan fokus terlebih dahulu pada glikolisis. Glukosa glucose berasal dari bahasa yunani, yaitu gluc– yang artinya manis dan –ose yang artinya gula. Sementara itu, glikolisis bermula dari kata gluc– yang berarti manis dan –lysis yang berarti pemecahan atau pemisahan. Jadi pada prinsipnya, glikolisis merupakan proses pemecahan glukosa. Pada glikolisis, satu molekul glukosa dipecah menjadi 2 molekul asam piruvat. Secara kimiawi, reaksinya adalah sebagai berikut Tahapan lebih detail mengenai proses glikolisis bisa Quipperian cek pada pembahasan di bawah ini, ya! Proses Glikolisis Pada proses respirasi sel tahap glikolisis, seperti persamaan kimia yang telah diberikan sebelumnya, tidak terdapat keterlibatan oksigen sehingga pernapasan ini dinamakan respirasi anaerob. Agar lebih mudah dipahami, glikolisis dibagi menjadi dua fase, yaitu fase investasi dan fase panen seperti penjelasan berikut 1. Fase investasi Tahapan ini disebut fase investasi karena untuk bisa menghasilkan energi, tubuh kita harus menggunakan energi. Ya, harus ada modal. Modal yang digunakan adalah 2 ATP untuk setiap molekul glukosa. Reaksinya adalah sebagai berikut Selanjutnya, masing-masing molekul PGAL masuk ke dalam fase panen. 2. Fase panen Pada fase investasi, kita telah menggunakan 2 ATP untuk memecah glukosa menjadi PGAL. Nah pada fase panen, masing-masing molekul PGAL akan menghasilkan 2 molekul ATP sehingga total diperoleh 4 ATP dari 2 PGAL. Menggunakan 2 ATP untuk menghasilkan 4 ATP, inilah yang dinamakan investasi! Jadi pada fase ini, PGAL beserta NAD+ bereaksi menghasilkan asam piruvat dan juga 2 ATP. Tidak hanya itu, fase ini juga turut menghasilkan NADH yang pada fase transfer elektron akan menghasilkan ATP jauh lebih banyak. Benar-benar investasi yang menghasilkan, ya! Itulah penjabaran Quipper Blog mengenai cara sel bernapas. Lalu bagaimana dengan kamu, Quipperian? Apakah kamu sudah benar-benar mengerti tentang materi cara sel bernapas yang satu ini? Kalau belum, yuk, optimalkan proses belajar kamu bersama Quipper Video. Kamu bisa berlangganan melalui link berikut, lho! Link cara daftar Link registrasi Sumber Penulis Laili Miftahur Rizqi Proses pernafasan menghasilkan oksigen, sedangkan proses pencernaan makanan menghasilkan sari-sari makanan. Oksigen dan sari-sari makanan perlu diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah. Alat Peredaran Darah Manusia Darah adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh manusia yang berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh terdiri atas. 1. Jantung Jantung adalah organ tubuh yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung manusia terletak di dalam rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung orang dewasa kira-kira sebesar kepalan tangan. Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian sehingga jantung berdenyut, mengembang dan mengempis. Pada kondisi normal, jantung orang dewasa berdenyut 70 kali dalam satu menit. Kecepatan denyut jantung dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, tingkat aktifitas, dan kondisi kesehatan. Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan denyut jantung adalah elektrokardiograf Jantung manusia terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri dan bilik kanan. Masing-masing bagian dihubungkan dengan sekat yang disebut katup jantung 2. Pembuluh darah Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke seuruh tubuh, juga dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Berdasarkan arah aliran darahnya, pembuluh darah dibedakan menjadi dua, yaitu pembuluh nadiarteri dan pembuluh balik vena. Pembuluh nadiarteri membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh balik vena membawa darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung, Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang-cabang. Pembuluh nadi yang terbesar disebut aorta. Cabang pembuluh yang terkecil disebut pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis serta berpori. Dalam pembuluh kapiler inilah terjadi pertukaran antara Oksigen dan Karbondioksida. 3. Paru-paru Dalam proses peredaran darah, paru-paru berperan untuk mensuplai oksigen ke dalam darah. Darah yang telah diedarkan ke seluruh tubuh, tidak lagi mengandung Oksigen, tetapi justru banyak mengandung Karbondioksida, setelah kembali ke jantung, darah yang telah kotor tersebut dipompa ke dalam paru-paru untuk kemudian Karbondioksida diambil dan diganti dengan oksigen melalui proses pernafasan. Peredaran Darah Manusia Dalam peredaran darah manusia, darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah, karenanya disebut sebagai peredaran darah tertutup. Berdasarkan aliran darahnya, peredaran darah manusia dibedakan menjadi dua, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. 1. Peredaran darah kecil, di mana peredaran darah berlangsung dari jantung menuju paru-paru, kemudian kembali lagi kejantung. Darah yang menuju paru-paru mengandung karbon dioksida, sedangkan darah yang kembali ke jantung mengandung banyak oksigen. 2. Peredaran darah besar, di mana peredaran darahberlangsung dari jantung menuju ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung. Dengan mencermati proses peredaran darah, dapat disimpulkan bahwa kerja bilik jantung lebih berat daripada bagian serambi jantung, Oleh karena itu, dinding jantung pada bagian bilik lebih tebal daripada bagian serambi karena kerja bilik lebih berat yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia Gangguan pada organ peredaran darah manusia dapat terjadi karena keturunan, kelainan bawaan kelainan sejak lahir, maupun gaya hidup dan makanan yang tidak sehat, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak dan berkolesterol tinggi, kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol. Gangguan pada organ peredaran darah manusia diantaranya Gangguan ini berupa rendahnya kadar Hb hemoglobin dalam darah. Ciri-ciri penderitanya adalah mudah lelah dan sering merasa pusing, pucat, mata berkunang-kunang. Anemia dapat disebabkan oleh luka yang mengeluarkan banyak darah, kekurangan zat besi, atau adanya penyakit seperti kanker tulang. tekanan darah tinggi Hipertensi ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah, biasanya penderita hipertensi sering merasa pusing, jantung berdebar-debar, sesak napas jika terlalu lelah, pundak dan leher terasa kaku, mudah lelah, serta mudah marah. Penyakit ini dapat disebabkan faktor keturunan serta kebiasaan makan makanan yang berlemak dan kolesterol tinggi, kebiasaan merokok dan minim minuman keras, mengalami stres, usia dll. Besar kecilnya tekanan darah seseorang dapat diukur menggunakan tensimeter. Untuk mengatasi penyakit hipertensi usaha-usaha yang dapat dilakukan diantaranya rendah garam, kolesterol, dan lemak merokok dan fisik/olah raga secara stress tekanan darah rendah Hipotensi tekanan darah rendah dapat terjadi karena menderita penyakit misalnya diare, gangguan pada jantung, infeksi, dehidrasi, sedang hamil, kehilangan banyak darah, kekurangan nutrisi , dll. Gejala hipotensi diantaranya ialah tiba-tiba merasa pusing atau malah terjatuh dan pingsan. Atau yang paling umum terjadi ialah merasa pusing ketika merubah posisi dari posisi tidur ke posisi duduk atau berdiri. Darah Leukemia Penyakit ini disebabkan sel-sel darah putih yang memperbanyak diri tanpa terkendali yang mengakibatkan sel darah putih ini memakan sel darah merah. Kelainan ini dapat disebabkan karena zat-zat karsinogenik zat yang memicu timbulnya kanker Gangguan ini disebabkan adanya kelainan yang menyebabkan darah sulit membeku jika terjadi luka. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan. Varises merupakan pelebaran pembuluh balik vena yang umumnya terjadi di bagian betis. Di bagian betis tersebut tampak tonjolan berbelok-belok berwarna biru yang disebut varises. Varises terjadi karena terlalu lama berdiri atau kerja yang banyak menggunakan kaki. Sklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi arteri karena terbentuknya kerak keras di bagian dalam dinding pembuluh nadi. Bila kerak tersebut dari senyawa lemak disebut ateroskerosis, sedangkan bila terbentuk dari senyawa kalsium disebut arterisoklerosis. Akibat adanya kerak pada dinding pembuluh darah, bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan akibat selanjutnya terjadi hipertensi tekanan darah tinggi. Sklerosis dapat disebabkan makanan yang tidak sehat, banyak mengandung lemak. jantung koroner Penyakit jantung koroner, terjadi karena adanya penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh arteri koroner sehingga menyumbatnya. Penyakit ini disebabkan makanan yang banyak mengandung kolesterol Stroke, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak sehingga saraf-saraf yang ada di otak tidak memperoleh cukup oksigen. Keadaan ini menyebabkan kerja saraf terganggu. Stroke biasanya diawali dengan penyakit hipertensi, dan atau penyakit jantungkoroner. Pada penyakit ini, bentuk sel darah merahnya tidak beraturan. Hal ini menyebabkan daya ikat sel darah merah terhadap oksigen dan karbon dioksidanya berkurang. Memelihara Alat Peredaran Darah Agar alat peredaran kita dapat bekerja dengan baik pada saat mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh maka kita perlu menjaga dan memeliharanya dengan baik. Hal ini juga dapat mencegah munculnya penyakit atau gangguan yang menyerang alat peredaran darah tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara alat peredaran darah kita adalah dengan melakukan pola hidup yang sehat. Beberapa upaya lainnya yang dapat dilakukan di antaranya adalah sebagai berikut. Olahraga secara teraturOlahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita terhadap berbagai penyakit. Selain itu, olahraga juga dapat membuat jantung yang merupakan alat peredaran darah dapat berfungsi dengan baik. Menghindari makanan berlemakLemak di dalam darah dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Akibat penyempitan pembuluh darah akan timbul penyakit jantung dan pendarahan ota Menghindari rokok dan minuman beralkoholZat-zat yang terkandung di dalam rokok dapat menyebabkan penyakit jantung. Selain merokok, mengkon-sumsi minuman beralkohol juga dapat mempengaruhi alat peredaran darah. Jumlah alkohol yang terlalu banyak di dalam darah dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Makan makanan yang bergizi cukup dan seimbang Tidur dan istirahat yang cukup Referensi .org IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas V, Penulis Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, dan Rohana Kusumawati Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI Kelas 5, Penulis Heri Sulistyanto dan Edy Wiyono Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 5 untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas V, Penulis S. Rositawaty dan Aris Muharam 3 Hewan advertebrata yang fungsi darahnya mirip dengan darah manusia dalam mengikat oksigen dan mengedarkan sari makanan adalah ... ? A Arthopoda B Molusca C Plathyhelminthes D Cnidaria E Apoda benar B molusca Sistem peredaran darah Mollusca SALAH tidak punya hemoglobin Alat peredaran darah siput terdiri atas jantung dan pembuluh darah yang masih sederhana. Jantungnya terdiri atas atrium dan ventrikel yang terletak di dalam rongga perikardial. Jika jantung berdenyut, darah akan terpompa ke luar menuju rongga perikardial atau sinus terus menuju ke jaringan tubuh. Di dalam jaringan, darah akan membebaskan zat makanan dan menyerap zat-zat sisa. Selanjutnya darah akan menuju ke rongga perikardial terus ke jantung melalui ostium . Makhluk hidup yang darahnya tidak berwarna merah, antaralain adalah udang, siput, gurita atau laba-laba ===> darahnya berwarna biru serangga ===> darahnya berwarna bening Hal tersebut terjadi karena warna merah pada darah manusia ini dikarenakan adanya kandungan pigmen yang disebut hemoglobin Hemoglobin yang terkandung di dalam sel darah merah membuat darah jadi berwarna merah. Tetapi darah sebagian besar hewan lain seperti serangga, tidak memiliki hemoglobin. Karena itulah darah mereka bening. Cacing dan ulat bulu memiliki darah berwarna merah, sedangkan udang, siput, gurita atau laba-laba mempunyai darah berwarna biru. Sebagai pengganti hemoglobin, di dalam darah hewan-hewan itu terkandung zat yang disebut hemosianin. Jadi, warna darah makhluk hidup tergantung dari zat apa yang terkandung di dalam darahnya. A Sistem peredaran darah arthopoda salah bila jantung pembuluh berdenyut hemolimfa terpompa mengalir melalui arteri masuk rongga tubuh masuk jaringan-jaringan tubuh tanpa melalui pembuluh-pembuluh kapiler dari jaringan-jaringan tubuh akan kembali masuk ke jantung pembuluh melalui ostium. Fungsi hemolimfa untuk mengedarkan zat-zat makanan kepada sel-sel. Hemolimfa tidak mengandung hemoglobin sehingga tidak mengikat oksigen. Dengan demikian darah Arthropoda hanya mengedarkan sari makanan. Oksigen dan karbondioksida diedarkan melalui sistem trakea yang memungkinkan oksigen dari lingkungan dapat mencapai jaringan. C Platyhelminthes salah peredaran makanan tidak lewat darah tapi lewat usus D Cnidaria salah karena lewat usus E Apoda benar Katak Jantung katak mempunyai sistem peredaran darah ganda. Jantung katak terdiri atas tiga ruang yaitu serambi kiri, serambi kanan dan bilik. Karena jantung katak hanya mempunyai satu bilik,darah yang banyak mengandung oksigen dan karbon dioksida masih bercampur dalam bilik jantung. Sistem peredaran darah pada katak terdiri dari, jantung beruang tiga, arteri, vena, sinus, venosus, kelenjar limfa, dan cairan katak tersusun dari plasma darah yang terang cerah dan berisi sel – sel darah korpuskula, yakni sel – sel darah merah , sel darah putih dan keeping sel darah. funsi darah kan hantarkan oksigen dan sari makanan . Referensi Sumber Sumber Kalo ada yang salah bisa komentar . nanti saya benarkan Oksigen yang kita hirup setiap saat adalah hasil dari rangkaian proses yang disebut dengan siklus atau daur oksigen. Oksigen merupakan komponen penting bagi kelangsungan makhluk hidup, terutama bagi manusia dan hewan. Oksigen terdapat dalam berbagai bentuk senyawa organik dan merupakan syarat yang wajib terpenuhi di atmosfer sebagai penyusun kehidupan. Siklus oksigen berkaitan erat dengan siklus karbon, yaitu kaitan antara siklus karbon yang akan menghasilkan oksigen fotosintesis, serta siklus oksigen yang akan menghasilkan karbondioksida pernapasan. Siklus oksigen adalah siklus dasar bagi sebagian besar ekosistem yang melibatkan keseimbangan antara organisme yang melepaskan oksigen dan organisme yang menyerap oksigen. Oksigen LingkunganProses Penggunaan OksigenProses Siklus Oksigen1. Karbondioksida Masuk – Oksigen Keluar2. Oksigen Masuk – Karbondioksida Keluar3. Aerobik & Aerasi TanahFakta Menarik Siklus Oksigen Oksigen Lingkungan Pada sistem dan lingkungan, istilah “oksigen” digunakan dan mengacu pada oksigen diatomik, yang merupakan molekul yang terdiri dari dua atom oksigen. Atom oksigen individual bersifat sangat reaktif dan mudah bergabung dengan unsur-unsur lain untuk membentuk senyawa. Oksigen diatomik juga merupakan molekul gas yang stabil di atmosfer. Oksigen atmosfer dapat mempertahankan bentuk diatomik ketika masuk ke dalam komponen ekosistem dan organisme, seperti oksigen yang terperangkap dalam ruang pori antara partikel tanah dan oksigen yang terlarut dalam air dan aliran darah hewan. Proses Penggunaan Oksigen Oksigen digunakan pada proses biologis dan kimiawi, antara lain Pernapasan – Respirasi atau pernapasan adalah proses yang dilakukan oleh flora maupun fauna, yaitu peristiwa menghirup udara dari luar yang mengandung oksigen serta menghembuskan udara yang banyak mengandung karbondioksida. Dekomposisi – Perubahan yang terjadi secara kimia dan biasanya terjadi pada makhluk hidup yang mati kemudian mengalami kerusakan susunan atau struktur akibat dekomposer semut, belatung, bakteri dan jamur. Karat – Karat atau korosi terjadi karena reaksi dari logam besi dan oksigen dan pengaruh adanya air atau kelembapan udara. Pembakaran – Pembakaran adalah rangkaian reaksi kimia antara suatu bahan bakar dan suatu oksidan, disertai dengan produksi panas yang kadang disertai cahaya dalam bentuk pendar atau api. Ada tiga hal yang diperlukan untuk terjadi pembakaran, yaitu oksigen, bahan bakar, dan panas. Tumbuhan melalui proses fotosintesisnya merupakan penghasil sebagian besar oksigen yang kita hirup. Pada proses tersebut, pohon menggunakan karbondioksida, sinar matahari, dan air untuk menghasilkan energi. Pixabay Selain itu, pada proses fotosintesis pepohonan juga menghasilkan oksigen yang dilepas ke udara. Penguapan air oleh sinar matahari juga dapat menghasilkan oksigen meskipun dalam jumlah sedikit. 1. Karbondioksida Masuk – Oksigen Keluar Daur oksigen tidak dapat lepas dari proses fotosintesis. Pada proses fotosintesis, air dan karbondioksida diubah menjadi energi, gula dan oksigen. Contohnya pohon pada ekosistem hutan, rumput abadi pada ekosistem padang rumput sabana, alga pada ekosistem perairan air tawar dan fitoplankton pada ekosistem laut. Organisme fotosintetik menjadi dasar dari rantai makanan karena dapat menghasilkan makanan bagi diri sendiri dengan menggunakan energi sinar matahari, dan juga sumber oksigen yang dibutuhkan organisme lain. 2. Oksigen Masuk – Karbondioksida Keluar Organisme fotosintetik disebut produsen karena dapat menghasilkan makanan bagi diri sendiri. Kelompok utama lain dari organisme adalah konsumen, dimana organisme konsumen mengonsumsi organisme produsen atau mengonsumsi organisme yang mengonsumsi organisme produsen. Contohnya adalah rusa pada ekosistem hutan dan ikan di ekosistem perairan. Secara umum, organisme konsumen adalah organisme aerobik yang harus menghirup oksigen untuk mempertahankan reaksi seluler yang melepaskan energi yang terkandung dalam molekul makanan. Reaksi-reaksi tersebut kemudian menghasilkan limbah karbondioksida. Sehingga secara alami akan muncul hubungan yang seimbang antara siklus oksigen dan siklus karbon, dan sebaliknya. 3. Aerobik & Aerasi Tanah Ekosistem alami yang terganggu dapat mempertahankan produktivitas biologis dalam jangka panjang. Hal itu dikarenakan mayoritas nutrisi secara tetap terjaga. Komponen pentingnya yaitu pengurai, seperti serangga, jamur, rayap, bakteri dan makhluk lain yang mengonsumsi organisme mati dan residu organik lainnya. Organisme tersebut menangkap nutrisi yang terkandung dalam bahan organik. Kecuali beberapa jenis bakteri pengurai yang bersifat seperti organisme konsumen. Bakteri tersebut harus menyerap oksigen untuk mempertahankan proses kehidupan mereka. Organisme pengurai berperan dalam siklus oksigen ekosistem darat tertentu, karena dapat membantu mencampur oksigen ke dalam tanah. Peningkatan aerasi ini akan meningkatkan kesuburan tanah dan akan memberikan manfaat untuk tanaman dalam proses fotosintesis sehingga menghasilkan lebih banyak oksigen. Commons Wikimedia Oksigen yang terkandung pada atmosfer bumi jumlahnya sekitar 21% oksigen. Oksigen dimanfaatkan oleh organisme dalam proses respirasi, dimana akan menghasilkan karbondioksida dan uap air. C6 H12 O6 + 6O2 -> 6 CO2 + 6 H2O + energi Air metabolik yang terbentuk ditambahkan ke semua air lainnya dalam organisme hidup, sebab itu terdapat 3 kemungkinan keadaan. Kemungkinan pertama dikeluarkan dan ditambahkan ke air lingkungan. Kemudian kemungkinan kedua, yakni dapat digunakan sebagai bahan penyusun untuk pembentukan materi hidup yang lebih kompleks. Terkahir, air akan dikonsumsi oleh organisme bersama dengan karbondioksida sebagai bahan baku untuk fotosintesis. Dalam proses ini oksigen dibebaskan yang ditunjukkan pada persamaan berikut 6 CO2 + 6 H2O + energi cahaya Oksigen bebas kemungkinan akan digunakan kembali dalam proses respirasi atau dikembalikan ke lingkungan sebagai molekul oksigen atmosfer. Sehingga oksigen yang masuk ke dalam organisme akan melalui proses fotosintesis. Jika terjadi intervensi, kemungkinan terdapat langkah yang dilalui dalam siklus akan tergabung dalam air. Dalam bentuk ini dapat terjadi gabungan dengan siklus air atau secara tidak langsung dengan siklus karbon. Siklus oksigen secara singkat dapat dipahami dengan mudah melalui poin-poin berikut Proses fotosintesis tumbuhan dan alga menyerap karbondioksida CO2 dan menghasilkan oksigen O2 yang dilepaskan ke atmosfer Kemudian oksigen O2 dihirup oleh manusia dan hewan melalui respirasi atau proses pernapasan Oksigen digunakan oleh manusia dan hewan sebagai bahan bakar sari makanan dalam proses metabolisme tubuh Metabolisme manusia dan hewan menghasilkan karbondioksida CO2 yang kemudian dilepaskan ke atmosfer Kegiatan industri juga memanfaatkan oksigen tersedia dan membuang karbondioksida CO2 ke atmosfer sebagai limbah industri Senyawa hasil respirasi makhluk hidup dan pembakaran industri adalah karbondioksida CO2 dan air H2O. Kedua senyawa ini kemudian digunakan kembali oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Kemudian proses berlanjut dimulai dari proses pertama Fakta Menarik Siklus Oksigen Ikan merupakan hewan air yang bernapas menggunakan insang. Faktanya adalah ikan tetap memerlukan oksigen untu hidup, karena insang merupakan alat pernapasan ikan yang digunakan untuk mengekstrak oksigen dari air. Mineral oksida pada kerak bumi memiliki simpanan oksigen yang melimpah namun tidak dapat dimanfaatkan untuk bernapas. Salah satu sumber oksigen terbesar adalah fitoplankton yang hidup di permukaan laut. Salah satu sumber terbesar dari oksigen adalah fitoplankton yang hidup di dekat permukaan laut.

sari makanan oksigen dan karbondioksida diedarkan oleh